Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh , Sahabat As Shidiq Aqiqah.

Setelah membahas Hati – Hati Buat Dosa Dibulan Rajab, Banyak Kombonya 

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas hal-hal yang dapat kita lakukan didalam bulan Haram Rajab ini. Pertama-tama kita harus tahu terlebih dahulu.. Mengapa bulan rajab dikatakan bulan haram? alasannya adalah sebagai berikut :

Pertama, pada bulan ini diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.Adapun sebab bulan-bulan ini disebut bulan haram adalah karena pada bulan-bulan itu diharamkan untuk melakukan peperangan kecuali jika diserang.

Kedua, pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan haram. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.” (Lihat Zaadul Maysir, tafsir surat At Taubah ayat 36)

Kendati dianjurkan melakukan banyak amal, pada bulan Rajab tak ada pengkhususan puasa ataupun larangan melakukan ibadah tertentu.

Dalam Al minhaj Syarh Shahih Muslim disebutkan:

“Tidak ada yang shahih tentang larangan puasa pada bulan Rajab, dan tidak sahih pula mengkhususkan puasa pada bulan tersebut, tetapi pada dasarnya berpuasa memang hal yang disunahkan. Terdapat dalam Sunan Abu Daud bahwa Rasulullah Saw. menganjurkan berpuasa pada asyhurul hurum (bulan-bulan haram), dan Rajab termasuk asyhurul hurum.”

Sehingga amal-amalan yang dapat kita lakukan di antaranya, puasa Senin dan Kamis, puasa tanggal 13, 14, dan 15 hijriah setiap bulannya (ayyamul baidh) dan jika mau melakukan puasa Nabi Daud yang merupakan sebaik-baiknya puasa, dan melaksanakan qiyamul lail setiap malam serta ibadah-ibadah sunah lainnya.

Bahkan sebagian ulama ada yang mengatakan,” Bulan Rajab adalah bulan menanam, Bulan Sya’ban adalah bulan menyiram, Bulan ramadhan adalah memanen.”

Kiai Asnawi mengatakan,  orang itu apabila pada bulan Rajab semangat ibadah, pasti Sya’ban tambah semangat, Ramadhan semakin tambah semangat. Karena orang menyirami itu lebih semangat daripada orang menanam, sedangkan orang memanen itu lebih semangat dibanding menyirami. Maka bisa di balik, apabila bulan Rajab kok tidak shalat, Sya’ban tambah parah, apalagi Ramadhan pasti tidak bakal puasa. Jadi tidak mungkin orang tidak menanam kok menyirami, lebih tidak mungkin lagi tidak menanam tapi memanen,

Oleh karenanya mengingat bulan ramadhan nantinya adalah bulan yang lebih menantang lagi untuk beramal karena ada ibadah puasa yang kita juga harus jalani. Maka mari kita maksimalkan lagi kebiasan untuk beramal mulai hari ini !

Demikian tulisan kami pada hari ini semoga bermanfaat !