Sahabat As Shidiq Aqiqah,

Dalam bulan ramadhan kita sering mendengar istilah bahwa pada bulan ramadhan syaiton dibelenggu. Benarkah syaiton benar benar dibelenggu? Mengingat dalam sebuah hadits yang shahih rasulullah bersabda,

“Apabila tiba bulan ramadhan, maka dibukalah pintu – pintu surga, ditutuplah pintu – pintu neraka dan syaiton – syaiton dibelenggu” (HR bukhari)

Prof Dr KH Ahmad Zahro M.A, Dalam buku Fiqih Kontemporernya (Seri 3) mengatakan bahwa ulama terbagi dua dalam memahami makna terbelenggu ini. Ada ulama yang memahaminya secara tekstual dan kontekstual

Ulama yang berpaham tekstual mengatakan bahwa syaiton benar-benar dibelenggu pada bulan ramadhan. Sedangkan ulama yang berpahaman kontekstual menafsirkan bahwa makna kata “belenggu” tidaklah benar-benar dibelenggu. Tetapi untuk menggambarkan tidak berkutiknya syaiton untuk menggoda umat islam yang beriman karena semangat tinggi mereka dalam saleh di bulan ramadhan.

Semoga pemaparan dari Prof Dr KH Ahmad Zahro ini juga bisa membantu sahabat untuk menghilangkan syubhat yang sering menyebar dikalangan masyarakat , kalau syaiton benar-benar dibelenggu kenapa orang masih banyak yang suka bermaksiat di bulan ramadhan.

Demikian tulisan kami pada hari ini semoga bermanfaat !