Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, sahabat as shidiq aqiqah.

Syaikh Abdul Kareem Al Maqdisy menitihkan air mata ketika beliau menceritakan kebengisan tentara Israel di kampungnya. Mereka (tentara israel) mengumpulkan para wanita palestina yang tengah mengandung. Sambil memegang pisau bayonet ditangan, kemudian mereka berguyon ,” Ayo kita bermain tebak – tebakan! Bayi yang ada didalam perut wanita palestina itu seorang perempuan atau laki-laki?”

Kemudian dirobeklah perut para wanita palestina itu dengan pisau bayonet tersebut tanpa rasa ampun.

Meleleh air mata Syaikh Abdul Kareem Al Maqdisy ketika menceritakan hal ini kepada Syaikh Abdussattar

Dari Palestina sekarang tindakan keji orang-orang yang memusuhi agama Allah ini kini tengah merambat ke saudara dan saudari se aqidah kita, muslim uighur di xinjiang, China.

Banyak dari mereka yang mengalami penindasan, kekerasan fisik maupun psikis, pemerkosaan dan hingga meregang nyawa. Untuk mempertahankan “lailahaillallah muhammadarrasulullah” dalam hatinya.

Melihat fenomena ini, pertanyaan pun muncul

Kaum Aad Allah binasakan
Kaum Tsamud Allah binasakan
Kaum Sodom Allah binasakan
Kaum Madyan Allah binasakan
Tetapi kenapa ada kaum -kaum yang saat ini perbuatannya telah melampaui batas dibanding kaum-kaum diatas tidak Allah binasakan ?

“Kalau Allah binasakan kaum kaum itu sekarang, kamu mau masuk surga pakai apa?” Itulah jawaban dari Syaikh Muhammad Djibril ketika ditanya, mengapa Allah tidak segera membinasakan kaum-kaum yang tengah berbuat zalim pada kaum muslimin saat ini.

Allah Ta’ala berfirman :

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu me-nyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Saat kita membenci sesuatu boleh jadi sesuatu yang kita benci itu ternyata memiliki hikmah.

Hikmah dari penindasan-penindasan itu lahirlah medan jihad. Sejatinya tiap zaman memiliki medan jihadnya.

Lalu apakah setelah itu kita harus membeli tiket untuk kesana? ?

Jihad itu banyak jalannya tinggal dipilih bentuknya

Jika engkau adalah penguasa maka berjihadlah dengan kebijakan engkau

Jika engkau adalah orang yang berharta maka berjihadlah dengan harta engkau

jika engkau adalah orang yang berilmu maka berjihadlah dengan ilmu engkau

Jika engkau memiliki anak maka berjihadlah dengan mendidik anak engkau itu untuk tahu penderitaan dan perjuangan saudaramu. Jadikan mereka pion pion yang siap membela agama Allah kelak.

Jika engkau adalah orang yang aktif bersocial media. Gunakan jari jempol mu itu sebagai alat untuk menolong agama Allah. Jadilah tentara-tentara Allah di Social media.

Kalau semua tak mampu kau lakukan maka berjihadlah dengan doa mu.

Sekarang pilihan ada ditangan engkau, ingin ikut menjadi bagian sejarah perjuangan diakhirat kelak atau hanya penonton dalam perjuangan agama Allah ini.