Sahabat As Shidiq Aqiqah,

Keutamaan Bau Mulut Orang Berpuasa

Pernah mendengar hadits bahwa bau mulut orang berpuasa itu wangi disisi Allah daripada minyak misk? Ya, dalam kitab Maraqi Al Ubudiyyah, Syekh Nawawi Al Bantani menjelaskan ada beberapa tafsiran ulama mengenai hadits ini. Antara lain :

  1. Dalam arti, bau mulut orang yang berpuasa karena perutnya kosong dari makanan lebih banyak pahalanya daripada aroma wangi minyak misik, yang disunnahkan untuk dipakai dalam Shalat Jumat dan majelis zikir. An Nawawi menguatkan makna ini dengan mengartikan kata “harum” sebagai penerimaan puasa dan keridhaan Allah atasnya.
  2. Al Mawardi memaknai bau mulut orang yang berpuasa lebih baik disisi Allah daripada aroma minyak misik, bahwasannya bau itu lebih mendekatkan diri kepada Allah daripada minyak misik diantara kalian.
  3. Salah seorang ulama berkata, “Berbagai macam amal ibadah mempunyai bau semerbak pada hari kiamat. Maka bau puasa diantara berbagai macam ibadah itu seperti bau minyak misik.” Perkataan ini seperti dalam hadis yang menyebutkan bahwa “Orang yang ihram dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan sedang bertalbiah”. Atau seperti dalam hadis lain yang menyatakan, “Peniup seruling dibangkitkan dalam keadaan sedang memegang seruling ditangannya, kemudian ia melemparkannya, tetapi seruling itu kembali ke tangannya dan tak mau berpisah darinya.”

Dalam hal ini sudah menjadi kesepakatan para ulama jika Allah sendiri yang akan membalas pahala orang yang berpuasa. Hal itu menjadi isyarat dan tanda akan besarnya karunia dan nikmat yang Allah berikan kepadanya. Inilah pahala orang yang benar dalam puasanya dan menjaga puasanya dari berbagai macam maksiat, baik secara lahir maupun batin. Demikianlah yang disebutkan oleh Al Qasthalani

Baca Juga

Bulan Muharram ? Inilah 4 Cara Menyambutnya
Keuangan Keluarga? Perhatikan 5 Hal Penting Ini
Persalinan Normal? Hindari 5 Hal Ini Bunda
5 Cara Menyelamatkan Stock ASI Saat Mati Lampu