Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh , sahabat as shidiq aqiqah.

Kita sering mendengar kata pasar. Apa itu pasar? Pasar adalah semua tempat yang didatangkan dan diperjual-belikan padanya berbagai macam barang dagangan, mencakup pasar tradisional, pasar modern, seperti super market, mall, toko-toko besar dan lain-lain.

Dalam sebuah hadits Rasulullah pernah bersabda,“Tempat yang paling dicintai Allah adalah mesjid dan yang paling dibenci-Nya adalah pasar” (HR Muslim).

Ya, pasar adalah tempat yang paling dibenci Allah. Sebab  di pasar inilah terjadi banyak kecurangan seperti pengurangan timbangan, takaran, dusta megenai produk dagangan , dan lalai untuk mengerjakan sholat karena disibukkan oleh kegiatan transaksi. Otomatis pasar adalah tempat  yang rawan dengan murka Allah.

Oleh karenanya Rasulullah mengajarkan kita suatu dzikir doa ketika memasuki pasar. Berikut doanya :

“Barangsiapa masuk pasar, lalu membaca “Laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariika lahu, lahulmulku walahulhamdu, yuhyii wa yumiitu wa huwa hayyun laa yamuutu, biyadihil khoiir, wa huwa ‘ala kulli syai’in qodiir.” Allah mencatat untuknya satu juta kebaikan, menghapus darinya satu juta keburukan dan meninggikan untuknya satu juta derajat.” (HR. At-Tirmidzi 5/291)

dalam riwayat lain: dan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga – HR at-Tirmidzi (no. 3428 dan 3429)

Rahasia Dzikir Masuk Pasar

Al-Hafidz Ibnu Rajab menyebutkan beberapa keutamaan berdzikir di tengah kelalaian masyarakat dalam mengingat Allah, diantaranya,

Dzikir adalah amalan rahasa. Sementara amal sunah yang lebih rahasia, nilainya lebih besar. Karena itu, dzikir di keramaian hendaknya dibaca pelan, tanpa menggunakan tasbih.
Amal ini lebih berat dilakukan. Karena umumnya manusia akan mengikuti apa yang dilakukan masyarakat di sekitarnya. Dan semakin berat amal itu dikerjakan, pahalanya semakin besar.
Berdzikir di tengah kelalaian masyarakat, menjadi sebab Allah tidak menurunkan adzab kepada mereka. Ibnu Rajab menyebutkan, Sebagian ulama salaf mengatakan, ”Berdzikir mengingat Allah di tengah orang yang lupa Allah, ibarat orang yang melindungi sekelompok masyarakat yang lemah. Andaikan bukan karena keberadaan orang yang berdzikir di tengah kelalaian manusia, niscaya mereka akan binasa.” (Lathaif al-Ma’arif, hlm. 133)

Kisah Menakjubkan

Diceritakan oleh Abu Qilabah (w. 104 H) – seorang ulama tabiin –,

“Ada dua orang mukmin yang ketemu di pasar. Kemudian yang satu menasehatkan kepada temannya, ’Mari kita memohon ampun kepada Allah di tengah kelalaian manusia.’ Keduanyapun banyak membaca istighfar. Suatu ketika salah satu orang ini meninggal. Tiba-tiba yang hidup ketemu temannya dalam mimpi. Dia berpesan, ’Tahukah kamu, ternyata Allah mengampuni dosa kita sore hari ketika kita ketemu di pasar.’ (At-Targhib wa at-Tarhib, no. 2620)

Demikian tulisan pada hari ini semoga bermanfaat !

Referensi :

https://muslim.ordotid/2865-keutamaan-berdzikir-ketika-masuk-pasar.html

https://pengusahamuslimdotcom/1217-doa-masuk-pasar-mall-dan-pusatpusat-keramaian.html