Assalammualaikum Warahamatullahi Wabarakatuh Sahabat As Shidiq Aqiqah.

Setelah menikah sebagian sahabat mungkin ada yang memiliki rencana agar anak yang dimiliki misal harus berjenis kelamin tertentu. Misal sahabat berencana ingin memiliki tiga anak dan tiga anak itu harus berjenis kelamin perempuan. Contoh lainnya misal memiliki 3 anak, tetapi ketiganya harus laki-laki. Nah!  Ada serangkaian ikhtiar yang sahabat bisa lakukan yakni :

Dalam sebuah hadits,

“Abdullah Bin Salam menerima kabar kedatangan Nabi di Madinah. Maka ia mendatangi beliau seraya berkata mengatakan, ‘Aku bertanya kepadamu tentang tiga perkara yang hanya diketahui oleh seorang Nabi. Apa awal tanda hari kiamat? apa makanan ahli surga? Dari suatu apakah anak mirip kepada ayahnya? Dan dari sesuatu apakah anak menyerupai paman pamannya?’ Maka Rasulullah bersabda, ‘Tadi Jibril mengabarkan kepada ketiga perkara tersebut.’

Rasulullah bersabda, ‘ Adapun tanda kiamat yang pertama adalah api mengumpulkan manusia dari timur ke barat. Sedang makanan pertama ahli surga adalah kelebihan hati ikan. Adapun keserupaaan  pada anak jika laki laki menyetubuhi istrinya lalu spermanya mendahuluinya , maka anak itu menyerupainya , Jika air wanita (ovum) mendahului, maka ia menyerupainya.’ (HR Bukhari (6/362- Fath Al Bari))

Dalam riwayat lain,

“Air (sperma) laki-laki berwarna putih dan ovum perempuan berwarna kuning. Jika keduanya berkumpul, lalu sperma jantan mengalahkan ovum betina, maka bayi yang lahir dengan izin Allah laki-laki, sedangkan jika ovum betina mengalahkan sperma jantan, maka bayi yang lahir dengan izin Allah perempuan.” ( HR Muslim) 

Dalam riwayat lain,

“Ketika nuthfah masuk ke dalam rahim dan tinggal di sana 42 malam, Allah mengirim malaikat untuk memberinya bentuk dan menciptakan pendengaran, penglihatan, kulit, tulang, dan dagingnya. Kemudian dia bertanya: ‘Wahai Tuhan, anak laki-laki atau anak perempuan?’ dan Tuhan menentukan apa yang dikehendaki-Nya.” (HR Muslim)

Berdasarkan hadits diatas penentuan jenis kelamin ditentukan sekitar malam ke-40 atau malam ke-42. Janin berjenis kelamin laki-laki, terjadi apabila air mani laki-laki mengalahkan (al ‘uluw) air mani perempuan. Sedangkan janin berjenis kelamin perempuan, terjadi apabila air mani perempuan mengalahkan air mani laki-laki.

Wallahu a’lam bishawab

Referensi :

Bali Abdusslama, Wahid. 2016. Rasulullah Berkisah Tentang Surga & Neraka. Jakarta : Pustaka At Tazkia.

https://www.academiadotedu/26014074/Pengaturan_Jenis_Kelamin_Janin_perspektif_Hadits_dan_Sains

https://www.youtubedotcom/watch?v=_ql7gW7Sqgo