Assalamu’alaikum ayah bunda sahabat As Shidiq Aqiqah,

Aqiqah pintu pertama harapan keselamatan akhirat

jika kita mendengar kata “Aqiqah“, apa yang pertama kali terbesit dalam benak ayah bunda?

beragam jawaban ya pastinya. tetapi penulis yakin satu yang terlintas di benak dan hati kita,

ya umumnya adalah, sebuah ritual keagamaan yang dicontohkan oleh Rasulullah Salallahu alayhiwassalam. terus apalagi?

mmm..ya setelah itu sisihkan budget atau dana untuk membeli kambing untuk dipotong dan kemudian dimasak, setelah itu apalagi? oh iya..setelah itu adalah makan2 dan bagi2 masakan ke tetangga dan keluarga.

Sudah, itu saja?..

iya dong.. terus apalagi? emangnya ada lagi?

nah ini nih saatnya ayah bunda harus dibekali lagi ilmu “masa depannya” ehhh.. apa tuh ilmu masa depan?..yaa.. pengetahuan tentang, untuk apa hakikat kita hidup didunia. Oooo…

baiklah, disini penulis mencoba berbagi apa sebenarnya kaitannya antara Aqiqah dengan hidup kita di akhirat kelak.

ayah bunda pernah dengar atau baca dong “SETIAP ANAK TERGADAIKAN DENGAN AQIQAHNYA”??

1. Dan Allah menjadikan an-Nasiikah (Aqiqah) itu sebagai tebusan untuk melepas bayi yang tertahan oleh Syaitan yg melekat pada bayi ketika ia lahir dr rahim ibunya.

2. Dan Syaitan telah bersumpah kpd Allah untuk menggoda anak2 dari keturunan nabi Adam.

3. dan syaitan terus mematai anak itu hingga lahir dan langsung memeluk bayi menjadikan bayi itu dalam genggamannya.

4. maka Aqiqah itulah yg membebaskan dari tergadainya seorang bayi manusia.

(Dan takutlah olehmu) (suatu hari, yang pada hari itu tidak dapat membela) (seseorang atas orang lainnya walau sedikit pun) yakni pada hari kiamat (dan tidak diterima) ada yang membaca tuqbalu dengan ta dan ada pula yuqbalu dengan ya (daripadanya syafaat) artinya pada hari kiamat tidak ada perantara dan tak ada orang yang dapat dijadikan sebagai perantara (dan tidak pula tebusan) (dan tidaklah mereka akan ditolong) artinya dibebaskan dari azab Allah. (Q.S Al-Baqara[2]:48)

apa itu Syafaat? Syafaat itu layaknya Rekomendasi.

bagi anak yang belum diAqiqahkan maka ia *TIDAK DAPAT* memberikan SYAFAAT untuk kedua org tuanya (agar terbebas dr azab api neraka)

nah gimana ayah bunda? sudah dapat ya gambarannya. ..

to be continued…

Baca Juga

Memahami Maksud Hadits “Setiap Anak Tergadaikan Pada Aqiqahnya”

Bolehkah Berhutang Untuk Aqiqah?

5 Cara Menyelamatkan Stock ASI Saat Mati Lampu