Sahabat As Shidiq Aqiqah,

Dalam menghadapi bulan ramadhan keadaan lelaki dengan perempuan memang Allah beri perbedaan. Perempuan adakalanya harus meninggalkan kewajibannya untuk berpuasa jika  sedang haid. Walau demikian meninggalkan puasa wajib untuk sementara waktu bukan berarti bermalas – malasan untuk beramal baik yah… karena ada alternatif – alternatif lain yang bisa dilakukan agar segala aktifitas didalam bulan ramadhan tetap bisa melahirkan  nilai pahala. Apa saja itu.. berikut pemaparannya :

Haid Di Bulan Ramadhan.. Ngapain Yah??

1. Dengerin Murottal Qur’an

sahabat bisa download aplikasi qur’an sambil dengerin murottal. Enak toh tinggal dengerin aja berpahala + hati jadi adem….

2. Dzikir

sahabat juga bisa perbanyak dzikir. Dzikir itu mudah dan gratis ga perlu modal… jadi ayukk perbanyak dzikir… sebagai contoh nih untuk motivasi dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Jabir Rasulullah bersabda, ” Barangisapa mengucapkan subhanallah wabihamdi maka ditanamlah baginya sebuah pohon kurma disurga.” (dalam kitab maraqi al ubudiyyah syeikh nawawi albantani)

3. Bangunin sahur & Nyiapin Sahur / Buka

Lagi haid juga sahabat bisa bangunin keluarga dan pasangan halal untuk bangunin sahur, nyiapin sahur dan berbuka loh… pahalanya besar… Dengan membangunkan sahur kita bisa menjadi sebab orang yang berpuasa mendapatkan berkah dari makan sahurnya. Dalam sebuah hadits dijelaskan, Allah dan para malaikatNya bersalawat kepada mereka yang makan sahur (kitab shahih al jami ash shaghir). Dengan memasakkan hingga menyiapkan kita juga bisa kebagian pahala semisal orang yang berpuasa loh..

4. Sedekah

berbicara masalah manfaat sedekah banyak banget hadits yang menjelaskan. Salah satu hadits yang menjelaskan manfaat sedekah adalah sebagai berikut, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana api memadamkan api.” (HR At Tirmidzi)

5. Memberi makan orang berpuasa

Dalam sebuah hadits dijelaskan,”“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807)

6. Baca Buku Berilmu

Sahabat juga bisa mengisi waktu luang dengan memperbanyak membaca buku – buku yang bermanfaat. Sebab siapa yang sibuk beribadah maka ia harus memperbanyak ilmu. Agar ia tahu apakah yang ia lakukan sudah sesuai dengan aturan Allah dan RasulNya.

7. Majelis Ilmu

Sahabat yang haid juga bisa duduk ke majelis ilmu dengeri kajian di dekat-dekat emperan masjid. Imam al-Albani pernah ditanya tentang hukum mengikuti kajian di masjid bagi wanita haid. Jawaban beliau Ya, mereka boleh kajian di sana. Karena haid tidak menghalangi wanita untuk menghadiri majlis ilmu, meskipun di masjid. Karena masuknya wanita ke dalam masjid di satu waktu, tidak ada dalil yang melarangnya. (Silsilah Huda wa an-Nur, volume: 623).

Allahu a’lam.

Baca Juga

Bulan Muharram ? Inilah 4 Cara Menyambutnya
Keuangan Keluarga? Perhatikan 5 Hal Penting Ini
Persalinan Normal? Hindari 5 Hal Ini Bunda
5 Cara Menyelamatkan Stock ASI Saat Mati Lampu