Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Sahabat As Shidiq Aqiqah

Mungkin masih banyak yang bertanya tanya tentang apakah Hukum Akikah untuk Bayi Keguguran. Dalam ulasan kali ini, kami akan membahas secara tuntas tentang aqiqah apabila janin dalam kandungan meninggal saat usia kandungan masih sangat muda dengan ukuran yang sangat kecil namun detak jantung sudah mulai bisa dirasakan dan apa yang harus dilakukan saat janin keguguran. Ulama berselisih pendapat tentang

Hukum Akikah untuk Bayi Keguguran

Apakah disyariatkan ataukah tidak. Pendapat yang lebih mendekati kebenaran adalah disyariatkannya memberikan akikah untuk janin keguguran, jika usia janin telah mencapai empat bulan karena ruh ditiupkan ketika janin telah genap berusia empat bulan.
Faqihuz Zaman, Syekh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Janin yang (meninggal dengan sebab) keguguran sebelum berusia empat bulan tidak perlu diakikahi, tidak diberi nama, … sedangkan janin yang (meninggal dengan sebab) keguguran setelah empat bulan –berarti telah ditiupkan ruh– maka dia dimandikan, diberi nama, … dan diberi akikah, menurut pendapat yang kami anggap lebih kuat. Hanya saja, sebagian ulama mengatakan, ‘Tidak ada akikah untuk bayi, kecuali jika dia hidup sampai hari ketujuh setelah dilahirkan.’ Namun, yang benar, janin ini diberi akikah karena dia akan dibangkitkan pada hari kiamat, sehingga bisa menjadi penolong bagi orang tuanya.” (Liqa’at Bab Maftuh, no. 653)

Kesimpulannya jika bayi wafat sebelumnya ditiupkan ruh maka tidak perlu diakikahi. Tetapi jika sudah ditiupkan ruhnya yakni melwati 4 bulan tidak mengapa untuk tetap mengaqiqahi. Demikian tulisan kami pada hari ini semoga bermanfaat !

Baca Juga

5 Manfaat Aqiqah Yang Mungkin Tidak Disadari
Tanggung Jawab Aqiqah Oleh Siapa ? Ini 4 Pendapat Ulama
Bulan Muharram ? Inilah 4 Cara Menyambutnya
Keuangan Keluarga? Perhatikan 5 Hal Penting Ini
Persalinan Normal? Hindari 5 Hal Ini Bunda

Referensi :

https://dalamislamdotcom/landasan-agama/aqidah/keutamaan-aqiqah

https://konsultasisyariahdotcom/5836-aqiqah.html