(Sahabat as shidiq aqiqah, Keuangan Keluarga? Perhatikan 5 Hal Penting Ini) Mengelola keuangan keluarga dengan baik merupakan salah satu kunci kesuksesan keluarga. Pengelolaan keuangan keluarga atau rumah tangga  lebih rumit dibandingkan mengelola keuangan pribadi karena sudah melibatkan banyak orang yaitu suami, istri dan anak-anak. Jika pengelolaan keuangan rumah tangga ini berjalan benar, maka kehiduapan terasa akan lebih ringan.

Tetapi jika sampai salah kelola, maka siap-siaplah mengalami masalah keuangan padahal masih dipertengahan bulan. Siapapun yang bertanggungjawab mengelola keuangan keluarga, apakah istri atau suami, dia bertugas mengatur pengeluaran, mulai dari dana operasional hingga cicilan, uang sekolah anak, liburan, bantuan sosial atau agama, hingga jajan di luar rumah.   “Bendahara”  keluarga ini didorong untuk lebih kreatif dan hati-hati dalam soal ini, karena keberlangsungan rumah tangga tergantung dari pintarnya mereka mengatur uang.

Berangkat darisini, apa saja sih penyakit yang sering menganggung dalam pengelolaan uang keluarga?

1. Gaya Hidup Konsumtif

Bukan rahasia lagi kalau gaya hidup konsumtif menjadi sebab utama tidak terkontrolnya keuangan keluarga. Disinilah pentingnya kita untuk bisa menahan diri dari gaya hidup yang konsumtif. Agar tidak terjebak lagi pada gaya hidup konsumtif ayah bunda harus memikir efek buruknya ke depan. Minimal kalau konsumtif potensi untuk berhutang sana sini pasti besar.

2. Bedakan Keinginan dan Kebutuhan

Coba perhatikan bun antara keinginan dan kebutuhan ketika akan membeli sesuatu. Keinginan untuk membeli sesuatu yang tidak diperlukan coba ditahan jika tidak perlu-perlu sekali. Berkomitmen lah bersama dengan pasangan terutama apabila belanja bulanan barang-barang yang dibeli itu misal hanya yang  sudah disepakati di list belanjaan. Karena kalau tidak begitu nanti malah yang jadi menciptakan kebutuhan hehehe

3. Membeli Barang Diluar Kemampuan

Perhatikan barang yang dibeli ya ayah bunda. Jangan sampai membeli barang melampui kapasitas. Sebelum membeli ayah bunda wajib “berhitung dahulu” apakah barang yang dibeli tersebut berpotensi menganggu neraca keseimbangan keuangan keluarga? Kalau misal barang tersebut sifatnya menyicil perhatikanlah angsurannya, apakah memberatkan atau tidak. Perhatikan juga mengadung unsur riba ataukah tidak barang yang dicicil tersebut. Khawatir akan ada berkah yang Allah angkat. Selain itu, penting nih untuk ayah bunda jangan sampai membeli sesuatu atau barang yang dibeli itu hanya karena untuk masalah gengsi ! jangan deh yahh.. Hidup itu gak akan pernah tenang kalau dengerin apa kata orang terus. Cukup jalani semampu ayah bunda saja.

4. Tidak Ada Dana Darurat

Salah satu sebab kacaunya keuangan keluarga karena tidak adanya dana darurat. Ketika gajian jangan dihabiskan semua uang ayah bunda. Coba ditabung, kalau ingin menjaga nilai harta ayah bunda bisa dengan membeli emas. Uang kertas itu rawan inflasi sehingga misal uang satu juta yang ayah bunda miliki pada hari ini, bisa berbeda rasa nilainya untuk 1 atau 2 tahun kedepan. Oleh karena itu, cobalah belikan emas untuk menjaga nilai harta ayah bunda. Sayangkan kerja kumpulin uang cape-cape, karena inflasi tiba-tiba secara seketika uang itu seperti tidak ada nilainya.

5. Uang Dihabiskan Tanpa Disisihkan

Jangan habiskan uang tanpa disisihkan sama sekali ayah bunda… Sebagai saran untuk yang bingung dalam berinvestasi, Tahukah ayah bunda bahwa umar bin khattab mengajarkan para pekerjanya agar menyisakan uang hasil kerjanya untuk membeli ladang dan kambing? dilansir republika.co.id, “Persis seperti himbauan Umar bin Khattab terhadap para pekerja, Wahai pekerja, jangan habiskan semua upahmu. Sebagian belikan kambing dan ladang,” tulis Ippho. Seruan itu menurut Ippho mengisyaratkan investasi, berupa aset produktif dan properti. “Demikianlah, Umar mengajak kita cerdas finansial, paham bisnis, paham properti, paham investasi,” kata Ippho.

Adapun dengan membeli ladang/ tanah ada manfaat yang dapat kita peroleh. Dengan membeli ladang kita dapat mengembangkannya untuk Bisnis properti, bercocok tanam, dll. belom lagi harga tanah juga semakin lama semakin mahal kann. kemudian peliharalah kambing. Dalam sebuah hadits rasulullah bersabda ,” Peliharalah kambing karena didalamnya banyak berkah (HR ahmad). Imam Qurthubi mengatakan kambing itu dapat digunakan untuk pakaian (kulitnya) , makan ,minum (susunya) , setahun bisa beranak 3x, ” Jadi kambing bisa diolah untuk banyak hal loh sahabat hehhe. Ada yang ingin mengikuti nasehat sayyidina umar ?