KEUTAMAAN MEMAKAN MAKANAN YANG HALAL – Ayah bunda sahabat as shidiq aqiqah , Sebagian muslim tidak mempedulikan apa yang masuk dalam perutnya. Asal enak dan ekonomis, akhirnya disantap. Tidak tahu manakah yang halal, manakah yang haram. Padahal makanan, minuman dan hasil nafkah dari yang haram sangat berpengaruh sekali dalam kehidupan seorang muslim, bahkan untuk kehidupan akhiratnya setelah kematian. Baik pada terkabulnya do’a, amalan sholehnya dan kesehatan dirinya bisa dipengaruhi dari makanan yang ia konsumsi setiap harinya. Oleh karena itu, seorang muslim begitu urgent untuk mempelajari halal dan haramnya makanan. Dan yang kita bahas kali ini adalah seputar pengaruh makanan yang haram bagi diri kita. Moga bermanfaat.

ada banyak sekali dalil yang menjelaskan pengaruh makanan halal . berikut penjelasannya :

“Apa yang membuat do’amu mudah dikabulkan dibanding para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lainnya?” “Saya  tidaklah memasukkan satu suapan ke dalam mulutku melainkan saya mengetahui dari manakah datangnya dan dari mana akan keluar,” jawab Sa’ad.

“Siapa yang bahagia do’anya dikabulkan oleh Allah, maka perbaikilah makanannya.”

“Barangsiapa memakan makanan halal selama 40 hari, maka do’anya akan mudah dikabulkan.”

Yusuf bin Asbath berkata,

“Telah sampai pada kami bahwa do’a seorang hamba tertahan di langit karena sebab makanan jelek (haram) yang ia konsumsi.”

dalam kitab nashoihud diniyah dijelasakan, bahwa generasi salaf pernah ada yang mengatakan, ” doa itu seperti kunci dan memakan makanan yang halal adalah giginya.”

oleh karena itu, untuk membukan pintu langit kita juga harus memperbaiki apa yang kita makan yah ayah bunda. Demikian tulisan kami pada hari ini semoga bermanfaat.

ARTIKEL : KEUTAMAAN MEMAKAN MAKANAN YANG HALAL . BACA JUGA :