RAHASIA RASULULLAH DALAM MENCEGAH PENYEBARAN WABAH – Ayah bunda sahabat sebagai shidiq aqiqah, menyebarkan wabah dan penyakit menular, mencari tahu apa yang tidak dapat digunakan. Terlebih lagi sekarang ini kita hidup pada zaman perubahan iklim dan bencana alam. Maka dari itu, mari kita telaah bagaimana Rasulullah mengatasi wabah semacam ini.

Sekarang ini kita hidup diambang penyebaran wabah baru yaitu virus korona. Para ilmuwan sepakat bahwa setiap virus memiliki kemampuan untuk berkembang dan mengubah bentuk serta melawan obat. Rasulullah mengambil alih tindakan. Ini adalah representasi dari itu adalah pertemuan Allah. Di masanya, tidak ada seorang pun yang tahu cara menyebarkan wabah atau barangkali seseorang membawa virus ini selama dilahirkan -tahun tanpa disadarinya. Oleh karena itu secara logis pada masa itu orangutan – orang yang diperintahkan untuk menjauhi wabah (tha’un). Namun apa yang disabdakan?

Rasulullah bersabda, “Thaun itu adalah sisa – sisa kekejian atau siksa yang dikirim ke Bani Israil. Jika kamu berada di tempat dan ada wabah tersebut, maka tolonglah orang itu pergi darinya. maka janganlah kalian memasukinya. “(HR BUKHARI DAN MUSLIM)

Rasulullah meminta tolong kita bermukim disuatu wilayah dan diwilayah ini sedang wabah maka janganlah kita ke daerah lain karena khawatir kita membawa potensi penyakit ke orang lain sehingga dapat digunakan zalim. Dan jika sedang berada di wilayah yang aman jangan ke wilayah yang terjangkit wabah karena itu akan membawa malapetaka untuk diri kita

ARTIKEL: RAHASIA RASULULLAH DALAM MENCEGAH PENYEBARAN WABAH . BACA JUGA:

[/ fusion_text] [/ fusion_builder_column] [/ fusion_builder_row] [/ fusion_builder_container]

RAHASIA RASULULLAH DALAM MENCEGAH PENYEBARAN WABAH – Ayah bunda sahabat sebagai shidiq aqiqah, menyebarkan wabah dan penyakit menular, mencari tahu apa yang tidak dapat digunakan. Terlebih lagi sekarang ini kita hidup pada zaman perubahan iklim dan bencana alam. Maka dari itu, mari kita telaah bagaimana Rasulullah mengatasi wabah semacam ini.

Sekarang ini kita hidup diambang penyebaran wabah baru yaitu virus korona. Para ilmuwan sepakat bahwa setiap virus memiliki kemampuan untuk berkembang dan mengubah bentuk serta melawan obat. Rasulullah mengambil alih tindakan. Ini adalah representasi dari itu adalah pertemuan Allah. Di masanya, tidak ada seorang pun yang tahu cara menyebarkan wabah atau barangkali seseorang membawa virus ini selama dilahirkan -tahun tanpa disadarinya. Oleh karena itu secara logis pada masa itu orangutan – orang yang diperintahkan untuk menjauhi wabah (tha’un). Namun apa yang disabdakan?

Rasulullah bersabda, “Thaun itu adalah sisa – sisa kekejian atau siksa yang dikirim ke Bani Israil. Jika kamu berada di tempat dan ada wabah tersebut, maka tolonglah orang itu pergi darinya. maka janganlah kalian memasukinya. “(HR BUKHARI DAN MUSLIM)

Rasulullah meminta tolong kita bermukim disuatu wilayah dan diwilayah ini sedang wabah maka janganlah kita ke daerah lain karena khawatir kita membawa potensi penyakit ke orang lain sehingga dapat digunakan zalim. Dan jika sedang berada di wilayah yang aman jangan ke wilayah yang terjangkit wabah karena itu akan membawa malapetaka untuk diri kita

ARTIKEL: RAHASIA RASULULLAH DALAM MENCEGAH PENYEBARAN WABAH . BACA JUGA:

[/ fusion_text] [/ fusion_builder_column] [/ fusion_builder_row] [/ fusion_builder_container]