Sahabat As Shidiq Aqiqah,

Aturan ideal untuk posisi saf laki laki dan wanita, bahwa yang lebih sesuai sunah, shaf wanita berada di belakang lelaki. Semakin jauh dari lelaki, semakin baik.

Jika Saf Sholat Laki Laki Perempuan Sejajar. Sah Kah?

Berikut keterangan Syaikhul Islam,

”Posisi shaf wanita di belakang laki-laki adalah aturan yang diperintahkan. Sehingga ketika wanita ini berdiri di shaf lelaki (sesejar dengan lelaki) maka statusnya dibenci. Apakah shalat lelaki yang berada di sampingnya itu menjadi batal? Ada dua pendapat dalam madzhab hambali dan madzhab yang lainnya.”

Selanjutnya Syaikhul Islam menyebutkan perselisihan mereka,

Pendapat pertama, shalat lelaki yang disampingnya batal, ini pendapat Abu Hanifah , dan pendapat yang dipilih oleh Abu Bakr dan Abu Hafsh di kalangan ulama hambali.

Pendapat kedua, shalatnya tidak batal. Ini pendapat Malik, as-Syafii, pendapat yang dipilih Abu Hamid, al-Qadhi dan yang lainnya. (al-Fatawa al-Kubro, 2/325).

Diantara ulama yang menilai bahwa ini batal, karena posisi semacam ini bisa memancing syahwat lelaki. Hanya saja, semata alasan memicu syahwat, belum cukup untuk bisa membatalkan shalat. Karena semata muncul lintasan dalam diri orang yang shalat, tidaklah membatalkan shalat.

Posisi wanita yang berada di depan lelaki, semacam ini kita yakini bertentangan dengan sunah. Karena yang sesuai sunah, wanita di belakang lelaki. Namun kondisi darurat memaksa seseornag untuk melakukan di luar keinginannya. Karena itu, jika di depan lelaki ada shaf wanita, atau beberapa wanita, maka status shalat orang yang berada di belakang mereka hukumnya boleh, jika aman dari munculnya fitnah dalam dirinya. Diantara ungkapan ulama fiqh dalam masalah ini,

Shaf wanita di depan lelaki, tidaklah menghalangi lelaki di belakangnya untuk menjadi makmum (dalam shalat jamaah).

Mengingat alasan munculnya syahwat ini, beliau melarang seseorang lelaki untuk berdiri tepat di samping wanita.

Untuk lelaki yang satu shaf dengan wanita, ini bisa menimbulkan fitnah besar. Dan tidak boleh seorang lelaki mengambil posisi di samping wanita. Jika seorang lelaki tidak mendapatkan tempat kecuali harus di samping wanita persis, hendaknya dia pindah dan tidak berdiri di sampingnya persis. Karena semacam ini menjadi sumber firnah besar.

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa kita simpulkan,

  1. Posisi shaf lelaki yang berada di samping atau bahkan di belakang lelaki, tidaklah membatalkan shalat, menurut pendapat yang kuat.
  2. Jika posisi shaf lelaki di dekat wanita bisa menimbulkan syahwat, maka dia dia harus menghindar dan mencari tempat yang lain. Karena bisa menjadi sumber fitnah.
  3. Jika posisi lelaki di samping atau belakang wanita tidak sampai menimbulkan syahwat karena alasan darurat, hukumnya boleh dan tidak mempengaruhi keabsahan shalat.

Allahu a’lam

Baca Juga

Bulan Muharram ? Inilah 4 Cara Menyambutnya
Keuangan Keluarga? Perhatikan 5 Hal Penting Ini
5 Cara Menyelamatkan Stock ASI Saat Mati Lampu

Referensi :

https://konsultasisyariahdotcom/21355-shaf-laki-laki-sejajar-dengan-shaf-wanita-batal-shalat.html