Wanita Lebih Mudah Masuk Surga Loh ! – Ayah dan bunda sahabat as shidiq aqiqah ,Seringkali kita melupakan kedudukan kita sebagai seorang wanita. Betapa tidak, kita lupa bahwa Islam telah memberikan kita kemudahan dalam beribadah, tanpa harus keluar rumah dan turun ke jalan-jalan. Bahkan kemuliaan sebagai mukminah atas kedudukan kita baik sebagai ibu, anak, saudara perempuan, bibi, istri, maupun wanita asing, telah dapat memberikan ladang bagi kita untuk beribadah dalam rangka meraih surga Allah Ta‘ala. Begitu besar karunia dan kemurahan Allah terhadap seorang wanita.

Kunci Pertama, Menjaga Shalat Wajib

Hendaknya kaum muslimin khususnya seorang wanita, menjaga shalat lima waktu. Shalat adalah ibadah teragung, merupakan satu-satunya ibadah yang tidak menerima alasan ‘tidak mampu’. Shalat wajib dikerjakan dalam keadaan apa pun. Bahkan dalam sebuah hadits, shalat dikatakan sebagai pembatas antara seseorang dengan kekafiran.
Sebaiknya seseorang tidak meremehkan dan menunda-nunda melaksanakan shalat. Jangan biarkan ibadah shalat terlalaikan karena kesibukan hidup, bekerja, memasak, mengurusi rumah tangga, mengurusi anak-anak dan suami, serta sibuk dengan kegiatan lainnya.
Allah Ta‘ala berfirman (artinya), “Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi” (QS. al-Munaafiquun: 9).

Kunci Kedua, Berpuasa

Seorang muslimah juga harus memperhatikan perkara qadha’ puasa Ramadhan di hari-hari lain jika dia mendapatkan halangan pada bulan Ramadhan sehingga tidak mungkin berpuasa secara penuh. Jangan sampai Ramadhan berikutnya hadir sementara dia belum melunasi hutang puasanya.
Perkara meng-qadha’ puasa di hari lain ini sering terlupakan atau terabaikan karena kesibukan hidup. Padahal ia adalah hutang yang jika tidak dibayar maka seorang muslimah tidak bisa dikatakan telah berpuasa di bulannya. Selanjutnya muslimah tersebut gagal meraih kunci kedua dari kunci-kunci masuk surga. Bersikap hati-hati dengan menyegerakan qadha’ adalah sikap bijak karena penundaan terkadang merepotkan dan menyulitkan.

Kunci Ketiga, Menjaga Kehormatan

Surga hanya bisa diraih dengan keshalihan. Hanya wanita shalihah yang akan masuk surga. Shalihnya seorang wanita dibuktikan dengan beberapa sifat dan akhlak. Salah satunya dan yang terpenting adalah menjaga kehormatan diri.
Allah subhaanahu wa Ta‘ala berfirman (artinya), “…wanita yang shalih ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada karena Allah telah memelihara (mereka)…”(QS. an-Nisaa’: 34).
Menjaga kehormatan berarti membentengi diri dari perkara-perkara yang mencoreng dan merusak kehormatan, yang menodai dan menggugurkan kemuliaan. Hal itu dapat diperoleh dengan tetap bersikap dan bertingkah laku dalam koridor tatanan syari’at yang suci lagi luhur.

Hendaknya seorang muslimah menimbang dan mengukur setiap seruan dan ajakan dengan timbangan dan ukuran syar’i yang baku dan menyeluruh. Hal ini agar dia selamat dan tidak terjerumus ke dalam perkara-perkara yang merusak kemuliaan dan kehormatannya.

Kunci Keempat, Menaati Suami

Menaati suami merupakan lahan dan medan besar lagi luas bagi seorang muslimah. Ia merupakan ladang ibadah bagi seorang muslimah yang sesungguhnya, setelah penghambaannya kepada Rabbnya.
Allah Ta‘ala berfirman (artinya) “Kaum lelaki itu adalah pemimpin-pemimpin atas kaum wanita -isteri-isterinya-, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka dari yang lainnya, juga karena kaum lelaki itu telah menafkahkan dari sebagian hartanya. Oleh sebab itu kaum wanita yang shalihah ialah yang taat serta menjaga dirinya di waktu ketiadaan suaminya…” (An-Nisaa’: 34).
Di antara sifat istri shalihah adalah menghormati suaminya, mengetahui kedudukan, serta hak dan kewajiban sebagai istri. Di antara hak suami terhadap istri adalah:
1. Taat kepada suaminya selain dalam hal bermaksiat kepada Allah. Hak suami lebih besar daripada hak kedua orang tua si istri terhadap istri tersebut.
2. Istri mengontrol rumah dan keluarga. Seorang perempuan adalah pemimpin di rumah suaminya dan bertanggung jawab terhadap apa yang dipimpinnya.
3. Tidak boleh berpuasa sunnah kecuali dengan izin suaminya.
4. Tidak boleh mengizinkan seorang pun masuk ke rumahnya kecuali dengan izin suaminya.
5. Tidak keluar rumah kecuali atas izin suaminya.
6. Menjaga agama dan kehormatan suaminya.

ARTIKEL : Wanita Lebih Mudah Masuk Surga Loh ! . BACA JUGA :